Al Istiqomah Sumenep

Latest Post

Mahasiswa Baru (PKKMB) Unija

Sumenep, 31 Agustus 2018. Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unija tahun 2018, yang diikuti oleh 1045 mahasiswa telah usai dilaksanakan. 

Kegiatan PKKMB ditutup pada hari kamis, tanggal 30 Agustus 2018 oleh Dr. H Sjaifurrachman, S.H., M.H. selaku pjs.  Rektor Universitas Wiraraja.

Meskipun kegiatan PKKMB telah resmi ditutup, namun ada kegiatan yang tidak pernah ditinggalkan oleh para mahasiswa baru (maba) Unija setiap tahunnya. Yakni kegiatan bakti sosial.

Kegiatan baksos tersebut dikemas dalam bentuk pemberian sembako ke panti asuhan yang ada di Kabupaten Sumenep, salah satunya Panti Yatim Al Istiqomah dengan jatah 80 sembako.

Kegiatan baksos dilakukan dalam rangka meningkatkan kepedulian para mahasiswa baru Universitas Wiraraja Sumenep terhadap fakir miskin serta anak yatim piatu.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak-anak Panti yang perlu uluran tangan, dan juga untuk melatih diri para mahasiswa Unija agar perduli terhadap orang-orang yang tidak mampu" Ucap Puniman M.Pd, dosen agama Unija.

Pemberian sembako diserahkan dalam bentuk simbolis yang diwakili oleh kordinator pelaksana dan  tiga anak asuh Panti Yatim Al Istiqomah.

Panti Yatim Al-Istiqomah

Panti Yatim Al-Istiqomah merupakan sebuah lembaga yang didirikan pada tanggal 16 April 1988, bergerak dibidang kesejahteraan sosial anak (LKSA). Beralamt di  Jl. Yupiter No. 15 Perum.  Satelit Permai, Pabian Sumenep. Berdirinya Panti Yatim Al-Istiqomah  merupakan rantai sejarah  dari sejarah berdirinya Yayasan Pembina Panti Yatim dan Pendidikan Islam Al-Istiqomah (Nama lama Panti Yatim Al-Istiqomah)  sebagai induk organisai yang membawahinya. didirikan pada tanggal 16 April 1988

Dalam Izin oprasional,  Al-Istiqomah  dua kali mengusahakan akte notaris. Akte notaris pertama, nomor :9,H. Abdul Wahid Zainal, Pamekasan, pada tanggal 16 April 1988, dan didaftarkan di PN. Sumenep tanggal 25 April 1988. No.  w.10 Ds.Um. 07.01007/PA. dan Akte notaris kedua nomor : 38, Kartika Dewi, S.H. Sumenep tanggal 29 Mei 1992, dan didaftar di PN. Sumenep. Tanggal 30 Mei 1992 No. w.10.D.Smp.Um.07.0115/PA.

Dalam akte notaris pertama dan anggaran dasar pasal 2, Al-Istiqomah ini bertujuan membantu usaha-uasaha Pemerintah dalam membina dan memelihara anak-anak Yatim dan Yatim Piatu, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, keterampilan, olahraga, kesenian, dan lain-lain, sehingga mampu hidup mandiri dimasa datang. Sebagai realisasi dari tujuan ini, maka didirikan Panti Yatim  Al-Istiqomah

Sejarah Berdirinya Panti Yatim Al-Istiqomah

Pada awal tahun 1988, bermula dari ide Bapak Drs. H. A. Sukin, S.H. dan Ach. Zakariyah, BA. Yang didukung oleh segenap keluarga mereka, terdapatlah beberapa tokoh masyarakat dikabupaten Sumenep yang terdorong hatinya untuk mendirikan dan menyelenggarakan Panti yang akan bergerak di bidang Panti Yatim dan Pendidikan Islam untuk menampung anak-anak Yatim dan Yatim Piatu yang tidak mampu melanjutkan sekolah karena keadaan tersebut diatas.

Pada awal berdirinya Panti Yatim Al-Istiqomah hanya mempunyai 1 gedung asrama, dan ditempati anak-anak putra. Sedangkan anak-anak putri menumpang dirumah Al-Marhum Bapak Drs. Moh. Hasan Zai, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Umum Yayasan. Hal ini karena Panti belum mampu membangun asrama yang memadai.

Pada awal tahun 1991 Panti dapat membangun satu asrama putra berikut ruang belajar dan kantor sekretariat. Dengan demikian, anak-anak putra menempati asrama yang baru, dan anak-anak putri dipindahkan dari rumah al-marhum Bapak Drs. Moh. Hasan Zai dan menempati asrama Panti yang lama. Kemudian memasuki awal tahun 1993 Panti Yatim Al-Istiqomah telah menambah 1 lokal asrama berukuran 25 M2.

Oleh karena itu, sebagai realisasinya didirikannya Panti Yatim “ Al-Istiqomah” yang mula beroperasi pada tanggal 1 Juli 1989 dan diresmikan pada tanggal 19 Juli 1989 oleh Bapak Bupati Kepala Daerah Tingkat II Sumenep, yang dihadiri oleh anggota-anggota DPR Tingkat II Sumenep, tokoh-tokoh masyarakat, para simpatisan dan masyarakat sekitar sumenep.

Visi Misi Panti Yatim Al-Istiqomah

Visi :
Terbentuknya anak asuh yang terdidik dan ber akhlakul karimah yang dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada allah SWT.

MISI : 
1. Menyediakan Asrama Sarana dan prasarana anak asuh
2. Mengantarkan pendidikan anak asuh kejenjang tingkat  SLTA
3. Menyelenggarakan pendidikan nonformal terhadap anak asuh
4. Menyelengarakan bakti sosial.


SURAT TANDA PENDAFTARAN

Setelah diresmikannya Panti Yatim “ Al-Istiqomah “ oleh Bapak Bupati Kepala Daerah Tingkat II Sumenep, pada tanggal 19 Juli 1989, maka pada tanggal 4 Desember 1989 memperoleh Surat Tanda Pendaftaran (STP) dari Cabang Dinas Sosial Daerah Tingkat II Sumenep, dengan nomor : 466/1061/111.74/89. Kemudian pada tanggal 23 Desember 1989 memperoleh STP dari Kanwil Depsos Propinsi Jawa Timur, dengan nomor 157/STP/ORSOS/XII/89. Selain dari SPT tersebut, Panti Yatim “Al-Istiqomah “ juga telah memperoleh STP dari Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Propinsi Jawa Timur pada tanggal 4 Nopember 1992, dengan nomor : 273/F.1/BK3S/XI/1992.

PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

Ada dua bentuk pendidikan yang ditempuh oleh anak-anak Panti Yatim Al-Istiqomah yaitu :

1. Pendidikan Formal.

Sesuai program Panti Panti Yatim Al-Istiqomah menampung anak-anak yatim dan yatim piatu lulusan SD/MI, maka pendidikan formal yang akan ditempuh oleh mereka adalah tingkat SLTP dan SLTA. Namun, dengan pertimbangan dan kebijaksanaan tertentu, sebagian ada yang masih tingkat SD/MI, dan sebagian lagi setelah lulus SLTA ada yang akan dilanjutkan ke perguruan tinggi untuk kuliah.

Untuk Sekolahnya, anak asuh Panti Yatim Al-Istiqomah diberi kebebasan untuk memilih sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep dengan semua biaya pendidikan ditanggung oleh lembaga. Anak diberi kebabasan sesuai kemampuan dan kemauan anak.

2.Pendidikan Non-Formal.

Disamping pendidikan formal, Panti juga menyediakan tenaga-tenaga khusus untuk memberikan pendidikan non-formal atau pelajaran ektra kurikuler dalam Panti. Hal ini dimaksudkan agar mereka memiliki bekal yang mantap dimasa mendatang, sesuai dengan tujuan Panti. Beberapa hal yang diberikan dalam panti diantaranya adalah:

a.Pengajaran : menyangkut pendidikan keagamaan, akhlaq, moral, pengajian kitab-kitab berbahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan lain-lain.
b.Keterampilan
c.Kewiraswastaan
d.Olahraga
e.Kesenian
f.Dan lain-lain

Demikianlah sejarah singkat yang dapat dikemukakan disini mengenai Panti Yatim Al-Istiqomah, dan pengurus, baik Yayasan maupun Panti, telah siap bekerja dan mengabdi seoptimal mungkin untuk selalu mengembangkan dan meningkatkan harkat dan martabat anak yatim piatu serta tidak mampu.

Mapala Unija
Jsn09.com, Sumenep – Dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia mahasiswa pecinta alam (Mapala) Wirasta Universitas Wiraraja Sumenep menggelar tanam pohon dan buka puasa bersama dengan anak yatim di panti asuhan Al Istiqomah perumahan satelit Kolor Sumenep, Madura, Jawa Timur. Senin (05/06).

Ketua panitia kegiatan, Budi Hartono mengatakan, pada momentum hari lingkungan hidup sedunia ini pihaknya sengaja mengambil tema ‘Segenggam Pohon Sejuta Rasa’ yang bertujuan untuk menanamkan rasa kepedulian para pemuda terhadap lingkungan. Karena menurut Budi, penting kiranya memperkenalkan merawat lingkungan sejak usia dini.
“Momentum hari lingkungan hidup sedunia kali ini, kami sengaja mengajak anak-anak yatim untuk menanam pohon, dengan tujuan untuk mengenalkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar,” kata Budi saat diwawancarai seusai acara.

Menurut Budi, merawat lingkungan sama halnya dengan merawat diri sendiri agar tetap terjaga kelestariannya.

Selain itu, kata Budi, akhir-akhir ini banyak terjadi penebangan pohon secara sembarangan, selain merugikan manusia dari sisi biologis, juga dari segi ekonomi.

Mapala Unija
Pohon-pohon yang ditebang dengan asal-asalan akan berpengaruh pada ekosistem yang ada. Jika keseimbangan alam terganggu, maka dampaknya akan sangat dirasakan oleh manusia.
“Jika di ibaratkan, satu pohon jika dikonversi ke rupiah, bisa menghasilkan oksigen senilai Rp. 1.174 juta perhari,” jelasnya.

Sementara itu, pengasuh yayasan panti Al Istiqomah, H. Syahrowi menilai kegiatan penanaman pohon merupakan kegiatan positif yang perlu ditularkan kepada anak sejak usia dini, karena dari anak-anak ini masa depan bangsa dan kekayaan yang terkandung didalamnya akan terus terjaga. Selain itu pihaknya juga berharap kegiatan semacam ini perlu dikembangkan untuk tahun-tahun selanjutnya. Sebab dari kegiatan ini akan terjaga pola hidup dan lingkungan yang sehat.
“Pohon yang kita tanam saat ini akan kita rawat sebaik mungkin. Selain menjaga lingkungan, ini juga bisa membuat asri halam panti,” ucapnya. (haz/wahyu)

Al-Istiqomah

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget